Kesultanan Utsmaniyah, atau Ottoman Empire, didirikan pada tahun 1299 dan berakhir pada tahun 1922.
Istanbul, yang dulu dikenal sebagai Konstantinopel, adalah ibu kota kesultanan selama lebih dari 450 tahun.
Kesultanan Utsmaniyah adalah satu-satunya kekaisaran di dunia yang didirikan oleh seorang bangsa Muslim.
Kemajuan besar di bidang arsitektur terjadi selama pemerintahan Sultan Suleiman yang Agung, termasuk pembangunan Masjid Süleymaniye dan Istana Topkapi.
Kesultanan Utsmaniyah dikenal karena mempekerjakan pasukan Janissary, prajurit elit yang terdiri dari anak-anak Kristen yang diambil dari keluarga mereka dan diubah menjadi tentara Muslim.
Sultan Utsmaniyah memiliki banyak istri dan selir, dan jumlah anak yang dilaporkan mencapai ribuan.
Sistem perpajakan di Kesultanan Utsmaniyah didasarkan pada prinsip "millet", di mana setiap kelompok etnis atau agama memiliki sistem pajaknya sendiri.
Orang Utsmaniyah menciptakan banyak penemuan penting, seperti mesin uap, kaca mata, dan mesin penenun.
Kesultanan Utsmaniyah adalah salah satu dari sedikit kekaisaran di dunia yang memperbolehkan orang Yahudi dan Kristen untuk membentuk komunitas mereka sendiri dan mengatur kehidupan mereka secara mandiri.
Meskipun Kesultanan Utsmaniyah berakhir pada tahun 1922, pengaruhnya masih terasa hingga saat ini, terutama dalam bentuk arsitektur, seni, dan budaya.